Kamis, 13 Desember 2012

HASRAT

Aku menginginkanmu, hidup dan matimu.

Bibirmu yg seharusnya ada untuk mengecupku, dan kulitmu yg sejatinya ada untuk menyelimutiku. Radang merindu, dikala malam buatku berpendam pada jutaan penyesalan

Mengapa tidak kuambil kunci mobilku dan menuju istanamu? Apa semudah itu?

 Dengan membayangkanmu telanjang didepan mataku pun buatku menggelinjang.

"Sial..."

Belum lg angan ttg desah, peluh, dan lenguh dan bunyi nafasmu yg mengganggu tiap malam.

Aku menginginkanmu, hidup dan matimu.

Bilamana kamu ijinkan, maukah kamu duduk diatasku menari tanpa malu tanpa baju tersenyum dan mengusir matahari yg mengintip dijendelaku? Menjambak rambutku, dan memaksaku untuk jd anak yg nakal memuaskan hasrat segala gairah yg hingar bingar senan tiasa kamu tunjukan kesekitar.

Aku menginginkanmu, hidup dan matimu.

 Sejatinya bibirku ada untuk mengulum lidahmu dengan rindu, kulitku ada untuk menyatu tanpa ragu denganmu.
Dan basah kasurku karenanya, pecah sunyiku mencarimu, hingar bingar kesepian yg berpendam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar